Sempurna itu berfungsi seutuhnya tanpa cacat, atau kalau tak berfungsi seutuhnya, maka paling tidak menjadi yang terbaik dibandingkan lainnya, atau kalau tidak bisa menjadi yang terbaik, maka mampu menuntaskan sesuai sebagaimana seharusnya.
Manusia tidak berfungsi seutuhnya tanpa cacat. Manusia ada cacatnya.
Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:
"... sambil mereka berkata, "Ya Tuhan kami, sempurnakanlah untuk kami cahaya kami dan ampunilah kami; sungguh, Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu.""
(QS. At-Tahrim 66: Ayat 8)Manusia adalah sebaik-baiknya ciptaan. Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman: "Sungguh, Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya,"
(QS. At-Tin 95: Ayat 4)
Atau kesempurnaan manusia diraih ketika manusia mampu menuntaskan hak & tanggung-jawabnya sebagaimana seharusnya ...
- 👉 Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman: "Dan (ingatlah), ketika Ibrahim diuji Tuhannya dengan beberapa kalimat, lalu dia melaksanakannya dengan sempurna.
- 👉 Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman: "Sempurnakanlah takaran dan janganlah kamu merugikan orang lain;"
(QS. Asy-Syu'ara' 26: Ayat 181)